Tentang Kantong Tidak Aktif dan Dormant

Mengenai Kantong Tidak Aktif

Apa itu Kantong Tidak Aktif?
Kantong yang tidak memiliki transaksi selama lebih dari 360 hari secara berturut-turut akan dinyatakan sebagai Tidak Aktif. Setelah Kantong Kamu menjadi Tidak Aktif, saldonya akan dipindahkan ke Kantong Utama, dan Kantong tersebut akan ditutup setelah jangka waktu tertentu yang ditentukan oleh Bank. Kamu hanya akan dikenakan biaya bulanan jika Kantong Utama Kamu berstatus Tidak Aktif. Namun jangan khawatir, Kamu bisa mengaktifkannya kembali!

Transaksi yang dilakukan oleh sistem Bank tidak dianggap sebagai transaksi. Ini termasuk pemberian bagi hasil, biaya admin, dan pajak.

Apa itu biaya Tidak Aktif?
Biaya Tidak Aktif adalah biaya bulanan sebesar Rp10.000 yang akan didebet secara otomatis dari Kantong Utama Kamu mulai tanggal 26, hanya jika Kantong Utama Kamu berstatus Tidak Aktif. Biaya ini akan dikenakan setiap bulan hingga:

  1. Kamu melakukan reaktivasi.
  2. Saldo Kantong Utama Kamu mencapai Rp0.

Bagaimana cara mengaktifkan kembali Kantong yang Tidak Aktif?
Kamu dapat mengaktifkan kembali Kantong Kamu dengan mengetuk tombol "Aktifkan Kembali". Kantong akan ditutup secara permanen jika Kamu tidak melakukan reaktivasi dalam jangka waktu tertentu yang ditetapkan oleh Bank.

Apakah akan ada notifikasi sebelum Kantong menjadi Tidak Aktif atau Dormant?
Ya. Kamu akan menerima notifikasi melalui aplikasi Jago dan email dalam jangka waktu tertentu sebelum Kantong Kamu berubah status menjadi Tidak Aktif atau Dormant. Kamu juga akan menerima notifikasi tepat pada hari Kantong Kamu menjadi Tidak Aktif atau Dormant.

Batasan saat memiliki Kantong Tidak Aktif
Akun dengan Kantong Tidak Aktif memiliki fitur dan penggunaan yang terbatas, seperti Kantong tidak dapat digunakan untuk menarik uang, mentransfer dana, melakukan pembayaran, atau digunakan sebagai sumber dana untuk Plan Ahead dan Auto-Budgeting. Untuk informasi lebih lanjut, silakan merujuk pada “Apa yang terjadi saat Kantong menjadi Tidak Aktif atau Dormant?”

Bagaimana cara memastikan Kantong tetap aktif?
Kamu dapat menjaga status Kantong tetap aktif dengan menggunakannya untuk bertransaksi, seperti menambah saldo, memindahkan saldo, atau mengirim uang dari Kantong tersebut.

Mengenai Kantong Dormant 

Apa itu Kantong Dormant?
Kantong yang tidak memiliki transaksi selama lebih dari 1.800 hari secara berturut-turut akan ditetapkan sebagai Dormant. Kamu hanya akan dikenakan biaya Dormant bulanan jika Kantong Utama Kamu berstatus Dormant. Namun jangan khawatir, Kamu bisa mengaktifkannya kembali!

Transaksi yang dilakukan oleh sistem Bank tidak dianggap sebagai transaksi. Ini termasuk pemberian bagi hasil, biaya admin, dan pajak.

Bagaimana cara mengaktifkan kembali Kantong Dormant?
Untuk mengaktifkan Dormant Kantong, kamu akan diminta untuk melakukan verifikasi ulang data pribadi kamu.

Untuk mengaktifkan kembali Kantong Dormant, Kamu diwajibkan untuk melakukan verifikasi identitas ulang dengan Bank Jago.

Apa itu biaya Dormant?
Biaya Dormant adalah biaya bulanan sebesar Rp10.000 yang akan didebet secara otomatis dari Kantong Utama Kamu mulai tanggal 26, hanya jika Kantong Utama Kamu berstatus Dormant. Biaya Dormant akan terus dikenakan hingga:

  1. Kamu melakukan reaktivasi.
  2. Saldo Kantong Utama Kamu mencapai Rp0.

Pembatasan saat Kamu memiliki Kantong Dormant
Kantong dengan status Dormant memiliki fitur dan penggunaan yang terbatas, seperti Kantong tidak dapat digunakan untuk menarik uang, mentransfer dana, melakukan pembayaran, atau digunakan sebagai sumber dana untuk Plan Ahead dan Auto-Budgeting. Untuk informasi lebih lanjut, silakan merujuk pada “Apa yang terjadi saat Kantong menjadi Tidak Aktif atau Dormant?”

Informasi Penting Tambahan

Apakah status Tidak Aktif dan Dormant terikat pada level Nasabah atau level Kantong (rekening)?
Status Tidak Aktif dan Dormant berlaku pada level Kantong (rekening) Kamu. Masing-masing Kantong Kamu dapat terkena status Tidak Aktif atau Dormant.

Apa yang terjadi jika saya hanya memiliki beberapa Kantong yang Tidak Aktif atau Dormant?
Status setiap Kantong dihitung secara individual berdasarkan transaksi yang Kamu lakukan di masing-masing Kantong tersebut. Kamu tetap dapat menggunakan Kantong lainnya selama status Kantong masih Aktif.

Apa yang terjadi saat Kantong menjadi Tidak Aktif atau Dormant?
Berikut adalah yang akan terjadi saat Kantong berubah menjadi Tidak Atif atau Dormant:

Tidak Aktif 

Dormant

  • Kamu tidak bisa melakukan transaksi penarikan dana
  • Transaksi otomatis yang dilakukan oleh sistem Bank akan terus berjalan (bagi hasil, pajak, biaya)
  • Instruksi yang belum selesai (outstanding instruction) akan dihentikan
  • Akan dikenakan biaya Tidak Aktif per bulan apabila status Kantong Utama juga Tidak Aktif
  • Kamu tidak bisa melakukan transaksi apapun (pemasukan dan penarikan dana)
  • Transaksi otomatis yang dilakukan oleh sistem Bank akan terus berjalan (bagi hasil, pajak, biaya)
  • Instruksi yang belum selesai (outstanding instruction) akan dihentikan
  • Akan dikenakan biaya Dormant per bulan apabila status Kantong Utama juga Dormant

Kantong mana saja yang bisa berubah status menjadi Tidak Aktif atau Dormant?
Kantong yang dapat berubah status menjadi Tidak Aktif atau Dormant adalah termasuk:

  • Kantong Utama
  • Kantong Nabung (Arisan, Liburan, Qurban, Dana Darurat)
  • Kantong Bayar
  • Kantong Bisnis
  • Kantong Umroh
  • Kantong Giveaway

Apakah ada Kantong yang dikecualikan dari status Tidak Aktif atau Dormant?
Ya, Kantong yang dikecualikan terdiri dari:

  • Deposito Syariah
  • Kantong Rekening Dana Nasabah (RDN)
  • Kantong Haji
  • Kantong Mitra (Seperti GoPay, Bibit/Stockbit)

Apakah saldo aman jika Kantong berstatus Tidak Aktif atau Dormant?
Ya, dana Kamu tetap aman di Bank Jago. Kamu dapat mengakses kembali dana Kamu setelah melakukan proses reaktivasi.

Apa yang terjadi jika Kantong yang dijadikan sumber dana Auto-Budgeting atau Plan Ahead menjadi Tidak Aktif?
Kamu  akan diberikan peringatan melalui aplikasi Jago untuk memberikan persetujuan ulang untuk menjadikan Kantong tertentu sebagai sumber dana untuk fitur Auto-Budgeting atau Plan Ahead sebelum Kantong tersebut menjadi Tidak Aktif. Jika persetujuan tidak diberikan, Kantong akan menjadi Tidak Aktif dan fitur Auto-Budgeting atau Plan Ahead akan terhenti.

Saya sudah melakukan reaktivasi, tapi Kantong Tidak Aktif tidak muncul lagi di daftar Kantong. Mengapa?
Setelah Kantong menjadi tidak aktif dan dihapus/ditutup oleh sistem, Kantong tersebut tidak akan muncul kembali meskipun Kamu telah melakukan reaktivasi. Kamu dapat membuat Kantong baru untuk tujuan yang sama. Saldo yang tersisa dari Kantong lama telah dipindahkan ke Kantong Utama Kamu.

Apa yang terjadi jika saldo Kantong Utama Rp0? Apakah tetap kena biaya?
Kamu tidak akan dikenakan biaya jika saldo Kantong Utama Rp0. Namun, jika saldo tetap Rp0 selama 6 bulan secara berturut-turut, akun Kamu akan ditutup secara otomatis. Pastikan untuk mengisi saldo dan terus bertransaksi!

Bisakah kebijakan ini berubah di masa depan?
Ya. Kebijakan status Tidak Aktif dan Dormant dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perubahan regulasi atau kebijakan internal Bank Jago. Setiap perubahan akan diinformasikan melalui Syarat & Ketentuan serta channel resmi Bank Jago lainnya.

Menggunakan Jago

Apa itu Kantong

Perlu bantuan lain?

Hubungi Tanya Jago
Contact Ask Jago

Saatnya Atur Uang
Selalu di Depan #SesuaiSyariah

Buat hingga 60 Kantong Jago Syariah (rekening) dengan akad Wadiah dan Mudharabah untuk mulai menabung, bertransaksi dan mengatur pengeluaran.

Buka Deposito Syariah dalam hitungan menit langsung dari aplikasi, dapatkan bagi hasil kompetitif dan nikmati bebas biaya pencairan lebih awal.

Download Jago : download on app store download on google play

Ambil smartphone-mu, scan kode QR di bawah untuk download dan registrasi Jago Syariah dari mana saja dan kapan saja.

Saatnya Atur Uang Selalu di Depan Sesuai Syariah