Pertumbuhan kewirausahaan di Indonesia, menurut Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki saat ini berada di kisaran 3,47%. Rasio ini sudah jauh melampaui standar internasional di angka 2% (sumber: situs Kementerian Perindustrian Republik Indonesia). Meski demikian, untuk merealisasikan tujuan Indonesia menjadi negara maju pada tahun 2045 membutuhkan peningkatan rasio kewirausahaan menjadi minimal 4% dari total penduduk (sumber: situs MPR RI).
Modal memegang peranan penting dalam mewujudkan kewirausahaan di Indonesia. Jago sebagai bank berbasis teknologiyang terintegrasi dengan berbagai ekosistem digial Indonesia meningkatkan kesempatan tumbuh pelaku usaha melalui penyediaan pinjaman dan solusi keuangan inovatif.
Bank Digital dan Kewirausahaan di Indonesia
Bagaimana Bank Jago turut serta mendukung para pelaku usaha kecil dan menengah di Indonesia untuk nggak patah semangat dan terus maju mencapai mimpinya?
1. Mempermudah akses terhadap pinjaman untuk memulai serta mengembangkan usaha
Banyak pengusaha di Indonesia mungkin memiliki ide-ide hebat tapi sayangnya, mereka terkendala modal. Memberikan pinjaman modal atau pendanaan dan menyediakan layanan perbankan dapat sangat membantu para pelaku usaha.
Salah satu nasabah yang merasa sangat terbantu adalah Desi Anggreyani, penjual cimol. Kehadiran Jago dapat dirasakan Desi dalam usaha bisnis cimolnya. Pada awalnya, Desi merasa sulit memperoleh pinjaman bank yang ada di dekat tempat tinggalnya karena KTP-nya masih KTP domisili tempatnya berasal.
Pinjaman yang diberikan Bank Jago menjadi modal karena Desi bisa berinvestasi di dalam bisnisnya dengan membeli gerobak baru dan membuka pangkalan baru. Desi juga masih bisa mengalokasikan uang pinjaman untuk membayar gaji karyawan yang membantunya berjualan cimol.
Harapan ke depannya, Desi dapat memperluas usahanya dengan menambah pangkalan di beberapa tempat. Dengan demikian, ia pun berharap dapat membuka kesempatan lapangan kerja untuk orang lain.
Jago juga ya, Desi sudah mengambil langkah tepat membawa perubahan bagi diri sendiri dan sekitarnya.
Kamu bisa tonton video lengkap Desi menceritakan bagaimana pinjaman yang diperolehnya dari Bank Jago menjadi modal bisnis cimolnya di How digital banking is breaking barriers in Indonesia for rural entrepreneurs.
2. Mempermudah akses terhadap layanan perbankan dan manajemen keuangan bisnis serta keuangan pribadi
Selain mempermudah akses terhadap pinjaman, Jago juga mempermudah setiap nasabahnya untuk memanfaatkan layanan perbankan langsung dari smartphone sehingga nggak perlu ke cabang bank.
Kemudahan ini sudah dinikmati oleh Satria Shahirul Alim, pemilik usaha Ratu Degan yang menjual kelapa muda dan es kelapa dari berbagai varian kelapa. Selain gratis transfer antar bank, Satria merasa pengelolaan keuangannya sangat terbantu melalui fitur Kantong.
Fitur Kantong membantu Satria merencanakan keuangan dengan lebih baik untuk masa depannya dan keluarganya serta memisahkan dana untuk berbagai kebutuhan di Kantong di aplikasi Jago. Cukup pakai 1 aplikasi untuk membuat banyak Kantong (rekening) sehingga nggak perlu bikin rekening di mana-mana.
Video lengkap Satria Shahirul Alim yang nggak pantang menyerah dalam mencapai impiannya serta bagaimana dirinya memanfaatkan fitur-fitur Jago bisa ditonton di The rise of Indonesia’s entrepreneurs.
Jago percaya bahwa semua mimpi memiliki kesempatan yang sama untuk diperjuangkan.
Walaupun hambatan dan tantangan ada di sepanjang jalan, Jago siap mendampingimu dengan menyediakan sebuah solusi keuangan yang mudah dan bisa diakses siapapun.
Bagaimana denganmu Jagoan? Siap tumbuh dengan ketekunan untuk terus bangkit dan berjalan mengejar mimpimu?
Aplikasi Jago bisa diunduh di sini untuk mengakses layanan perbankan digital dari mana saja dan kapan saja serta mengatur keuangan dengan lebih jago, mudah dan praktis.