Setiap Muslim pasti memiliki satu kerinduan yang sama: bersimpuh di depan Ka’bah, menghirup udara sejuk di Raudhah, dan menumpahkan segala doa di Tanah Suci. Saat ini, niat suci tersebut semakin dimudahkan dengan konsep Umroh secara mandiri atau DIY Umrah. Kamu memiliki kebebasan penuh untuk mengatur langkahmu sendiri, memilih waktu terbaik untuk berlama-lama di Masjidil Haram, dan merancang perjalanan sesuai kemampuan.
Namun, perjalanan ibadah adalah perjalanan hati yang membutuhkan ketenangan. Seringkali, ketenangan itu terusik bukan karena kurangnya iman, melainkan karena kurangnya persiapan pada detail-detail kecil yang luput dari perhitungan. Agar dana Umroh yang kamu kumpulkan bisa mencukupi setiap kebutuhan, mari kita bedah biaya-biaya yang sering terlupakan. Karena di setiap niat baik, ketenangan finansial adalah bagian dari ikhtiar.
Daftar Biaya yang Sering Terlupakan Saat Umroh Secara Mandiri
Banyak orang mengira biaya Umroh hanya seputar visa, tiket, dan hotel. Padahal, ada pengeluaran "tak kasat mata" yang wajib masuk hitungan saat kamu mulai menabung Umroh:
1. Perlindungan lebih dari sekadar visa (asuransi tambahan)
Meskipun Visa Umroh sudah mencakup asuransi dasar, cakupannya terbatas. Asuransi tambahan melindungi dari kehilangan bagasi, keterlambatan pesawat, hingga evakuasi medis darurat.
2. Kenyamanan dalam kebersihan (laundry)
Mencuci sendiri kain ihram dan pakaian harian bisa menyita waktu ibadah. Menyiapkan budget laundry berarti memberikan dirimu waktu lebih banyak untuk berfokus pada doa.
3. Jasa dorong dan bantuan fisik
Jasa kursi roda resmi untuk Tawaf dan Sa'i sangat membantu jika tiba-tiba kondisi fisik menurun atau kamu membawa orang tua.
4. Jejak kebaikan (tipping dan sedekah)
Memberikan tips kepada driver ziarah atau petugas kebersihan adalah bentuk syukur dan sedekah yang umum dilakukan di Tanah Suci.
5. Koneksi tanpa putus (telekomunikasi)
Paket roaming atau kartu SIM lokal atau yang dibawa dari Indonesia sangat dibutuhkan untuk navigasi dan tetap terhubung dengan orang tercinta di tanah air.
Estimasi Rincian Biaya yang Sering Luput dari Perhitungan Bagi Jemaah Umroh Secara Mandiri
Estimasi ini didasarkan pada durasi standar Umroh secara mandiri selama 9 hingga 12 hari (7–10 hari di Tanah Suci + 2 hari perjalanan).
- Kurs: Menggunakan asumsi 1 SAR (Saudi Riyal) ≈ Rp4.200.
- Variabilitas: Angka dapat berubah tergantung pada musim keberangkatan (high season seperti Ramadan akan lebih mahal), lokasi hotel, serta kebijakan terbaru pemerintah Arab Saudi.
- Fisik: Biaya jasa dorong bersifat opsional/darurat, namun sangat disarankan untuk masuk dalam anggaran cadangan.
Tabel simulasi dana cadangan (durasi 9-12 hari)
|
Komponen Biaya |
Estimasi dalam Riyal (SAR) |
Estimasi dalam Rupiah (IDR) |
Keterangan |
|
Asuransi Tambahan |
- |
Rp150.000 – Rp500.000 |
Proteksi ekstra di luar asuransi visa. |
|
Laundry (3-4 kali cuci) |
60 – 100 SAR |
Rp250.000 – Rp420.000 |
Asumsi laundry kiloan di dekat pemukiman. |
|
Jasa Dorong (Tawaf/Sa'i) |
250 – 500 SAR |
Rp1.050.000 – Rp2.100.000 |
Biaya jaga-jaga (kursi roda resmi). |
|
Tips Driver & Muthawwif |
100 – 200 SAR |
Rp420.000 – Rp840.000 |
Untuk 2-3 kali ziarah/perjalanan antar kota. |
|
SIM Card / Data |
80 – 150 SAR |
Rp330.000 – Rp630.000 |
Kuota internet selama 12 hari. |
|
Dana Darurat / Sedekah |
200 – 400 SAR |
Rp840.000 – Rp1.680.000 |
Untuk bayar Dam atau kebutuhan mendadak. |
|
TOTAL DANA CADANGAN |
~700 - 1.350 SAR |
Rp3.040.000 – Rp6.170.000 |
Disarankan menyiapkan min. Rp5.000.000/orang. |
Untuk Setiap Niat Baik, Semua Ada Kantong Jago/Jago Syariah-nya

Mewujudkan niat ke Baitullah terasa lebih ringan jika dikelola dengan cara yang benar. Menggunakan Kantong Perjalanan Umroh dari BankJago/Jago Syariah memberikanmu ketenangan ekstra:
- Pemisahan Dana Tanpa Bercampur: Buat Kantong Perjalanan Umroh untuk menampung semua biaya perjalanan Umroh.
- Fitur Auto-Budgeting: Setel tabungan otomatis setiap tanggal gajian agar target biaya Umroh tercapai tepat waktu.
- Transaksi Mudah di Saudi: Kartu Debit Jago/Jago Syariah berlogo Visa memudahkanmu tarik tunai atau belanja tanpa perlu repot menukar uang tunai dalam jumlah besar.
Pertanyaan Seputar Umroh Secara Mandiri
1. Kenapa rincian biayanya fokus di durasi 9-12 hari?
Karena ini adalah durasi ideal bagi jemaah Indonesia; cukup lama untuk ibadah yang khusyuk namun tetap efisien dalam biaya hotel dan cuti kerja.
2. Apakah saya tetap perlu asuransi tambahan jika sudah ada asuransi visa?
Sangat disarankan. Asuransi visa biasanya hanya mencakup rawat inap darurat di RS tertentu, sedangkan asuransi tambahan melindungi hal logistik seperti koper hilang atau tiket hangus.
3. Bagaimana jika dana cadangan nggak terpakai semua?
Itulah indahnya menggunakan Kantong Jago. Sisa dana bisa langsung kamu pindahkan ke "Kantong Tabungan" atau digunakan untuk sedekah jariyah pada akhir perjalanan.