Semoga Jagoan semua sudah banyak yang memiliki tabungan. Buat kamu yang ingin memaksimalkan keuntungan atau cuan bisa mulai mempertimbangkan diversifikasi aset. Memang, diversifikasi aset melalui diversifikasi investasi adalah strategi yang sangat penting dan disarankan dalam pengelolaan keuangan.
Diversifikasi Aset Adalah Apa?
Pernah mendengar peribahasa “jangan menaruh semua telur di keranjang yang sama”? Bayangkan yang mungkin terjadi saat keranjang jatuh ke lantai, semua telur di dalamnya kemungkinan besar akan pecah semua dan hancur berantakan.
Ternyata, peribahasa tersebut bisa dikaitkan erat dengan pengelolaan aset. Bayangkan jika aset yang kamu miliki semuanya disimpan hanya di satu tempat, dan terjadilah sesuatu yang nggak diinginkan pada masa depan. Risiko fluktuasi mungkin terjadi bagi mereka yang menginvestasikan semua asetnya dalam bentuk saham. Risiko investasi lain yang bisa saja terjadi misalnya saja risiko nilai tukar mata uang bagi mereka yang bermain valas dan risiko kebangkrutan.
Tujuan Diversifikasi Portofolio Aset
Ada sejumlah keuntungan melakukan diversifikasi portofolio aset. Dengan menabung, melakukan investasi atau mengalokasikan aset di beberapa tempat, kamu mengamankan aset dan membuat nilainya menjadi lebih stabil.
Selain itu, dengan mendiversifikasi aset, kamu akan meningkatkan potensi memperoleh return yang lebih seimbang meskipun ada investasi yang sedang menurun kinerjanya. Risiko dapat diminimalisasi dan sumber pendapatan dari investasi tetap terbuka.
Diversifikasi Investasi Minim Risiko Sesuai Prinsip Syariah di Jago Syariah
Buat yang ingin mulai melakukan diversifikasi aset dan lebih suka pada jenis investasi yang rendah risiko, terdapat opsi seperti deposito dan reksa dana. Tentunya untuk kedua jenis produk investasi ini, kamu bisa memilih yang sesuai prinsip syariah agar hati dan pikiran tenang serta bisa membuat hidupmu lebih berkah karena sesuai dengan ajaran Islam.
1. Deposito Syariah: jenis investasi syariah rendah risiko dengan bagi hasil kompetitif dari Bank Jago Syariah
Ingin berinvestasi jangka panjang dan nggak ingin mengambil risiko besar? Deposito syariah menjadi pilihan tepat. Selain bisa melindungi aset dengan berinvestasi di instrumen yang minim risiko, kamu bisa ikhtiar menambahkan rezeki. Kenapa? Karena dengan menabung atau berinvestasi di Deposito Syariah, kamu akan memperoleh bagi hasil. Hal ini berbeda ketika kamu menyimpan uang di tabungan syariah yang nggak menggunakan prinsip bagi hasil.
Deposito Syariah adalah produk dari Bank Jago Syariah yang menggunakan akad Mudharabah Muthlaqah sesuai prinsip syariah. Bank Jago Syariah akan mengelola uang yang kamu titipkan untuk diinvestasikan ke dalam berbagai jenis usaha yang sesuai dengan hukum Islam. Dengan menginvestasikan uang di Deposito Syariah, kamu akan meraih keuntungan atau bagi hasil sesuai nisbah yang disepakati kedua belah pihak.
Informasi lengkap seperti periode penitipan uang, besar bagi hasil Deposito Syariah dan berbagai keuntungan lainnya dari Deposito Syariah bisa kamu temukan di Fitur Kantong Deposito Syariah.
2. Reksa dana syariah di Bibit, bisa investasi langsung dari aplikasi Jago
Reksa dana bisa menjadi alternatif instrumen investasi rendah risiko untuk dicoba. Dengan berinvestasi di reksa dana, manajer investasi yang profesional akan mengelola dana yang kamu investasikan ke berbagai instrumen investasi. Jadi sebenarnya, reksa dana sendiri sudah menerapkan diversifikasi investasi. Hal ini dilakukan untuk mengurangi risiko dan meminimalisasi jika sampai terjadi kerugian di salah satu instrumen.
Di Bibit, kamu bisa mengatur preferensi agar berinvestasi pada reksa dana syariah. Reksa dana syariah adalah jenis investasi syariah yang hanya berinvestasi pada perusahaan berkategori halal.
Hubungkan akun Jago Syariah dengan Bibit agar kamu bisa mulai berinvestasi dari Rp100.000 dan gratis biaya top up. Investasi reksa dananya bisa kamu lakukan dari aplikasi Jago, jadi nggak perlu gonta-ganti aplikasi. Ketika kamu memperkaya portofolio investasi reksa dana syariahmu di Bibit, kamu bisa memantaunya langsung dari Kantong Bibit yang muncul di aplikasi Jago. Asik banget kan?
Gimana Jagoan, kira-kira kamu mau melakukan diversifikasi aset dengan mulai investasi di produk syariah yang mana dulu nih?