Berbuat salah adalah hal biasa. Namun demikian, kesalahan dalam cara mengelola uang bisa sebaiknya dihindari karena berdampak langsung terhadap kehidupan sehari-hari dan juga masa depan.
Gimana cara Jagoan mengatur keuangan selama ini?
Eh ternyata ada 3 kesalahan umum dalam pengelolaan keuangan yang bisa dilakukan siapa saja loh. Jagoan termasuk nggak nih?
Yuk cari tahu dulu supaya bisa dihindari. Dan, kalau Jagoan sudah terlanjur melakukannya, bisa segera diubah ya demi hati yang tenang dan masa depan yang aman.
3 Cara Mengelola Uang yang Salah
1. Belum ada rencana keuangan yang jelas
Manajemen keuangan yang bagus pasti punya yang namanya anggaran, baik untuk pengeluaran maupun tabungan. Tahu dengan pasti kemana uang pergi bikin kamu jadi bisa membuat rencana keuangan yang jelas dan matang.
Nggak ada budgeting bisa membuat kamu terjerumus ke yang namanya pengeluaran berlebihan, karena kamu nggak punya cara mengetahui berapa banyak uang yang kamu gunakan.
Lalu apa solusinya? Ada solusi praktis dan inovatif yang bisa kamu nikmati di dalam aplikasi Jago. Dengan fitur Kantong, kamu bisa aktif memisahkan kebutuhan dari awal. Kebutuhan kan ada macam-macam, misalnya kebutuhan belanja, langganan streaming film dan uang sekolah anak.
Nah, supaya nggak bingung dan mudah tracking-nya, pisahkan saja kebutuhan yang satu dan kebutuhan lainnya ke Kantong yang berbeda. Jangan lupa memasukkan anggaran untuk masing-masing Kantong biar kelihatan jelas berapa uang yang terpakai khusus buat pengeluaran. Ini semua langsung di aplikasi Jago, jadi kamu nggak perlu punya buku catatan lagi untuk mencatat dan tracking manual.
2. Menunda dan akhirnya lupa bayar tagihan dan cicilan
Banyak orang memilih untuk menunda bayar tagihan dan cicilan karena mengutamakan kebutuhan lain dan harus ke ATM. Bayar tagihan dan cicilan nanti-nanti saja kalau sudah mepet sampai waktunya.
Lalu pas tiba waktunya, ternyata uang sudah habis dipakai. Kalau sudah begini, repot malah bertambah karena nggak bisa bayar tagihan dan cicilan. Belum lagi kalau sampai dikenakan denda akibat telat bayar.
Jagoan bisa mulai membiasakan diri untuk bayar tagihan dan cicilan tepat waktu dengan fitur Rencanakan di aplikasi Jago. Semua tagihan dan cicilan bisa kamu jadwalkan duluan. Jadi, nggak bakalan lupa menyelesaikan kewajiban. Karena sudah terjadwal, tagihan atau cicilan bisa dibayar otomatis karena sudah tersimpan di memori. Tentunya dengan fitur Rencanakan ini, kamu nggak perlu repot-repot ke ATM.
3. Mengabaikan pentingnya dana darurat
Banyak orang berpikiran kejadian darurat nggak akan menimpa mereka. Atau, seandainya mengalami pun, ya gimana nanti saja. Buat apa mencemaskan sesuatu yang nggak nyata, yang belum tentu kejadian? Lebih baik uangnya digunakan buat kebutuhan saat ini, yang sudah jelas ada di depan mata.
Nggak punya dana darurat sama sekali adalah cara yang salah dalam mengelola keuangan. Kenapa? Kejadian darurat bukan sesuatu yang bisa diprediksi. Seandainya terjadi dan pada saatnya kamu nggak ada dana, maka kamu akan meminjam uang.
Apabila meminjam uang dan nantinya nggak bisa bayar, kamu malah akan terlilit utang. Untuk menghindari situasi yang nggak menyenangkan ini, berjaga-jaga tentu menjadi solusi yang ideal.
Menabung untuk dana darurat nggak perlu jadi beban kalau menabung di Bank Jago. Kamu bisa mulai dari jumlah yang kecil. Yang penting, kamu selalu menyisihkan uang khusus untuk menjadi tabungan dana darurat.
Kantong bisa kamu namakan Tabungan Dana Darurat (atau apa saja sesuai keinginan), lalu kamu kunci supaya hanya dipakai saat genting. Setelah dikunci, Kantong akan berubah menjadi Kantong Terkunci.

Kamu bisa memasukkan uang ke Kantong mulai dari Rp 100ribu untuk dikunci sesuai durasi pilihan, dari 14 hari.
Saat punya uang lebih, kamu bisa langsung tambahkan ke Kantong Terkunci ini. Selain mengunci uang agar nggak kepakai, Kantong Terkunci menawarkan bunga kompetitif. Jadi, uang kamu pasti nambah saat kunci dibuka.
Supaya lebih mudah, kamu bisa ikuti langkah-langkah berikut dari aplikasi Jago yang sudah diunduh sebelumnya:
- Di halaman Kantong, tap Tambah Kantong.
- Pilih untuk membuat Kantong Nabung.
- Beri nama Kantong kamu, lalu pilih warna latar dan gambar.
- Buka menu Opsi Tambahan lalu pilih Kunci Kantong.
- Kamu bisa tentukan besar komitmen yang akan dikunci beserta tenornya. Kamu juga bisa lihat simulasi bunga yang kamu dapat.
- Cek kembali rincian penguncian. Pastikan semua sudah benar, lalu tap Kunci Kantong.
Bikin uang bekerja untukmu memang butuh waktu dan tentunya cara mengelola uang yang positif. Yuk, pastikan kamu nggak lagi melakukan tiga kesalahan di atas.