Di antara Jagoan tentu banyak yang punya mimpi bisa menjalankan usaha syariah sendiri. Yang memiliki passion memasak mungkin ingin bisa segera membuka bisnis kuliner. Buat yang hobi jalan-jalan mungkin sudah mulai melirik ide membuka bisnis tour & travel atau wisata halal.
Apapun bisnis syariah yang ingin dimulai, memiliki dana darurat sebelum benar-benar terjun menjadi pengusaha perlu menjadi prioritas.
Keuntungan Punya Dana Darurat untuk Bisnis Syariah
Setiap pebisnis perlu tabungan dalam jumlah yang cukup yang bisa membantu mereka mengantisipasi masalah-masalah finansial maupun peristiwa-peristiwa yang mungkin terjadi di luar dugaan.
1. Membantu saat diperlukan pengeluaran besar untuk keadaan mendesak dalam bisnis
Keadaan mendesak bentuknya bisa macam-macam, seperti ada peralatan yang rusak yang menyebabkan kegiatan operasional terhenti sementara, biaya sewa gedung yang mengalami peningkatan cukup besar, menghadapi kasus yang membutuhkan penanganan hukum, dan masih banyak lagi.
Apabila memiliki dana darurat yang mudah dipakai setiap saat dibutuhkan, kamu akan lebih tenang menghadapi skenario yang mungkin muncul.
2. Membantu saat terjadi bencana alam yang menimpa bisnis
Bencana alam dan berbagai peristiwa yang berhubungan dengan cuaca dapat berdampak signifikan pada bisnismu, terutama secara finansial.
Tanpa ada prediksi sebelumnya, hujan turun begitu lebatnya selama berhari-hari sehingga mengakibatkan banjir yang nggak kunjung surut.
Semua stok sudah menjadi rusak akibat tergenang banjir dan kamu pun harus menanggung kerugian akibat kerusakan stok dan hilangnya persediaan.
Nggak ada stok bisa jadi kabar buruk buat bisnis. Bisnis nggak berjalan normal berarti nggak ada pemasukan yang diperoleh. Dalam keadaan seperti inilah tabungan dana darurat bisa sangat membantu.
3. Membantu lebih cepat menumbuhkan bisnis saat peluang tersedia
Ternyata dana darurat bukan hanya berguna saat menghadapi keadaan sulit, masalah atau musibah saja.
Sebagai seorang pebisnis, kamu tentu akan senang jika bisa mengembangkan bisnis. Ketika ada peluang tepat untuk pertumbuhan bisnis di depan mata, akan sangat disayangkan bila nggak diambil.
Sering kali diperlukan tindakan cepat dan investasi sumber daya yang besar untuk bisa memanfaatkan peluang yang tersedia.
Dengan memiliki bantalan finansial dalam bentuk dana darurat, kamu bisa langsung memanfaatkan peluang yang menguntungkan tersebut tanpa perlu berutang atau bahkan mengorbankan salah satu tujuan keuangan bisnis jangka panjang.
Cara Mengumpulkan Dana Darurat Sebelum Ditabung di Tempat yang Tepat
Apabila kamu baru akan mulai mengumpulkan dana darurat, ada cara yang bisa membantumu disiplin dan konsisten melakukannya, yaitu dengan budgeting. Setiap bulan, alokasikan uang untuk ditabung sebagai dana darurat untuk bisnis.
Budgeting lebih mudah dan praktis dengan Kantong Jago Syariah. Jago Syariah memudahkanmu memiliki banyak tabungan atau rekening di dalam 1 aplikasi, yaitu aplikasi Jago.
Buatkan 1 Kantong Nabung untuk dana darurat bisnis dan lakukan alokasi dana secara teratur ke Kantong ini. Supaya otomatis sehingga bebas ribet, kamu bisa pasang target dan buat menabung berjalan sendiri dengan fitur Autosave.
Menabung di Kantong Nabung Jago Syariah sesuai prinsip syariah karena menggunakan akad Wadiah Yad Dhamanah tanpa bunga.
4 Alasan Menabung Dana Darurat untuk Bisnis di Deposito Syariah dari Jago Syariah
Saat dana darurat sudah mulai terkumpul dan mencapai jumlah seenggaknya Rp1.000.000, kamu bisa memindahkannya ke instrumen menabung yang lebih cocok yaitu Deposito Syariah. Apa alasannya?
1. Deposito Syariah bisa dicairkan kapan saja tanpa penalti
Tentu, supaya bisa segera mengatasi keadaan mendesak, adalah hal yang teramat penting untuk bisa mengambil tabungan saat itu juga. Dengan menabung dana darurat di Deposito Syariah dari Jago Syariah, kamu bisa mencairkan depositomu kapan saja.
Nggak perlu khawatir, pencairan Deposito Syariah sebelum waktu jatuh temponya nggak dikenakan penalti. Dengan kata lain, kamu nggak perlu membayar denda sama sekali.
Selain itu, meski dicairkan sebelum waktunya, Deposito Syariah tetap akan memberikan nisbah hagi hasil yang besarnya disesuaikan dengan lama kamu menyimpan uang di deposito hingga deposito dicairkan.
2. Jangka waktu menabung di Deposito Syariah fleksibel, lengkap dengan opsi perpanjangan otomatis
Kamu bebas memilih sendiri waktu menabung di Deposito Syariah yang bukan hanya fleksibel tapi juga beragam, dengan rentang waktu antara 1 bulan hingga 24 bulan.
Jagonya lagi, apabila dana darurat nggak terpakai, kamu bisa memperpanjang Deposito Syariahmu yang mencakup saldo pokok beserta bagi hasilnya secara otomatis ke periode berikutnya. Namun, tetap ada opsi untuk nggak memperpanjang Deposito saat jatuh tempo. Semua bisa kamu atur sesuai maumu saja.
3. Bisa punya lebih dari 1 Deposito Syariah
Jika kamu membuka Deposito Syariah untuk menabung dana darurat bisnis, bagaimana jika kamu juga ingin menabung dana darurat untuk kehidupan pribadi atau ingin menggunakan deposito untuk tujuan keuangan lain?
Nggak perlu cemas, karena kamu bisa banget kalau ingin punya lebih dari 1 Deposito Syariah. Bersama Jago Syariah, kamu bisa membuka hingga 20 Deposito Syariah untuk merealisasikan berbagai tujuan finansial serta impian masa depanmu.
4. Deposito Syariah sesuai prinsip syariah dengan akad Mudharabah Muthlaqah
Menabung dana darurat bisa lebih berkah di Deposito Syariah yang menggunakan akad Mudharabah Muthlaqah. Ini adalah alasan terakhir yang nggak kalah penting untuk kamu yang ingin mengatur keuangan dan menabung sesuai ajaran Islam.
Sesuai prinsip syariah, Deposito Syariah memberikan nisbah bagi hasil yang kompetitif dan jelas. Besaran bagi hasil yang kamu dapat sudah disepakati terlebih dahulu di awal sebelum kamu menyimpan uang di Deposito Syariah.
Siap menyimpan dana darurat di Deposito Syariah dari Jago Syariah? Kamu nggak perlu meluangkan waktu untuk mampir ke Bank Jago Syariah. Buka Deposito Syariah langsung dari aplikasi Jago dalam hitungan menit apabila kamu sudah punya akun Jago Syariah.