Banyak orang tua berpikir bahwa memisahkan dana anak secara diam-diam di rekening pribadi sudah cukup untuk menjamin masa depan mereka. Memang betul, niatnya baik agar kebutuhan masa depan si kecil aman. Namun, jika uang tersebut disembunyikan, anak nggak akan belajar banyak tentang uang. Mereka nggak akan memahami proses dari mana uang itu berasal, bagaimana cara menyimpannya, atau bagaimana memprioritaskan pengeluaran.
Agar anak belajar tentang uang secara efektif, proses belajar tersebut dapat dibuat visual dan transparan. Orang tua bisa memanfaatkan fitur Kantong di aplikasi Jago. Dengan membuatkan Kantong khusus yang saldo dan perkembangannya bisa dilihat bersama, anak akan mendapatkan pengalaman langsung (hands-on experience) dalam belajar dan mengatur uang.
Mengapa Memisahkan Uang Buat Anak Secara Diam-Diam Kurang Efektif?
Ketika orang tua memisahkan uang anak tanpa melibatkan mereka, anak-anak cenderung memiliki persepsi bahwa uang adalah sumber daya yang nggak terbatas. Mereka hanya tahu: "Kalau aku minta barang, orang tua tinggal gesek kartu atau ambil di ATM." Sebaliknya, dengan memperlihatkan visualisasi tabungan melalui Kantong Jago/Jago Syariah, anak akan memahami bahwa:
- Uang memiliki jumlah yang terbatas.
- Membeli sesuatu membutuhkan perencanaan dan alokasi budget.
- Menabung memerlukan konsistensi dan kesabaran.
Ide Kantong Edukatif untuk Melatih Anak Belajar Tentang Uang
Keunggulan utama Kantong Jago/Jago Syariah adalah fleksibilitasnya. Orang tua bebas membuat berapa Kantong saja untuk anak karena aplikasi Jago memungkinkan kita membuat banyak Kantong yang masing-masing berfungsi seperti rekening tersendiri.
Berikut adalah beberapa ide Kantong yang bisa dibuat oleh orang tua untuk mengajarkan nilai kehidupan yang berharga, dalam hal ini tentang uang, kepada anak:
1. Kantong impian (Contoh: "Sepeda Baru" atau "Mainan Baru")
- Mengajarkan tentang: Konsep menabung dan menunda kepuasan (delayed gratification).
- Cara Mempraktikkannya: Saat anak menginginkan mainan baru, jangan langsung membelikan secara instan. Buatlah satu Kantong khusus di aplikasi Jago, beri nama sesuai targetnya, dan tentukan nominalnya. Setiap kali anak mendapatkan uang saku lebih, ajak mereka melihat bersama bagaimana saldo Kantong tersebut bertambah sedikit demi sedikit hingga targetnya tercapai.
2. Kantong jajan sehari-hari
- Mengajarkan tentang: Manajemen pengeluaran (spending) dan skala prioritas.
- Cara Mempraktikkannya: Pindahkan anggaran jajan mingguan anak ke Kantong ini. Ketika anak ingin membeli camilan, tunjukkan sisa saldo di Kantong tersebut. Jika saldo habis sebelum akhir minggu, mereka harus belajar menahan diri. Ini adalah simulasi terbaik agar anak paham bahwa uang bisa habis jika nggak dikelola dengan jago.
3. Kantong sedekah atau berbagi
- Mengajarkan tentang: Empati, rasa syukur, dan kepedulian sosial.
- Cara Mempraktikkannya: Uang bukan hanya tentang membeli barang atau menabung untuk diri sendiri. Dengan menyisihkan sebagian kecil uang ke Kantong Sedekah, orang tua bisa mengajak anak secara berkala (misal sebulan sekali) untuk menyalurkan isi Kantong tersebut kepada yang membutuhkan, seperti panti asuhan atau kotak amal tempat ibadah.
Seni Menempatkan Uang dengan Puluhan Kantong di Aplikasi Jago

Satu hal yang membuat manajemen keuangan menggunakan Kantong ini menyenangkan adalah orang tua bebas membuat berapa saja Kantong yang dibutuhkan. Satu Kantong untuk satu kebutuhan.
Setiap Kantong bisa dipersonalisasi dengan mengubah nama, warna, hingga menambahkan emoji kesukaan anak agar proses belajar tentang uang menjadi aktivitas yang interaktif dan nggak membosankan bagi mereka.
Pertanyaan Umum Seputar Kantong Anak yang Dibuat Orang Tua di Aplikasi Jago
1. Apakah anak di bawah umur bisa memiliki akun Jago/Jago Syariah sendiri?
Saat ini, pendaftaran akun Jago/akun Jago Syariah memerlukan KTP. Oleh karena itu, orang tua bisa menggunakan akun Jago/Jago Syariah milik sendiri untuk membuat Kantong-Kantong khusus anak, lalu memperlihatkan progres dan saldonya kepada anak secara berkala melalui aplikasi Jago di smartphone orang tua.
2. Apakah membuat banyak Kantong di aplikasi Jago akan dikenakan biaya admin tambahan?
Aplikasi Jago nggak mengenakan biaya admin bulanan meskipun kamu membuat banyak Kantong. Jadi, orang tua bisa bebas memisahkan dana anak ke berbagai pos edukasi tanpa takut saldo terpotong biaya admin.
3. Bagaimana cara otomatis memasukkan uang ke Kantong anak?
Kamu bisa memanfaatkan fitur Auto-Budgeting di aplikasi Jago. Cukup atur jadwal dan nominal transfer ke Kantong-kantong anak setiap bulannya (misalnya sesaat setelah gajian), sehingga proses menabung berjalan konsisten secara otomatis.