Menjadi mahasiswa rantau adalah langkah pertama menuju kedewasaan. Selain harus belajar mandiri urusan cuci baju dan makan, ada satu tantangan besar yang cukup menantang: manajemen keuangan.
Banyak yang beranggapan bahwa selagi masih dibiayai orang tua, kita sebagai mahasiswa bebas menghabiskan uang kiriman. Padahal, masa kuliah adalah waktu terbaik untuk belajar "menjinakkan" uang. Mengatur uang sejak dini bukan berarti pelit, melainkan bentuk tanggung jawab agar nggak ada drama "makan mie instan pada akhir bulan".
Mengapa Mahasiswa Rantau Wajib Jago Atur Uang?
Kuliah merantau bukan sekadar mengejar gelar, tapi juga melatih mental sebagai calon profesional. Inilah alasan kenapa kamu harus mulai melek finansial sekarang:
- Melatih Kontrol Diri: Kamu belajar membedakan mana kebutuhan (bayar kos, buku) dan mana keinginan (nonton konser, ganti gadget).
- Kesiapan Dunia Kerja: Saat lulus nanti, kamu sudah terbiasa mengelola cash flow. Kamu nggak akan kaget saat memegang gaji pertama sendiri.
- Dana Darurat: Kehidupan di rantau nggak terduga. Laptop rusak atau jatuh sakit butuh biaya yang nggak sedikit.
- Menghargai Kerja Keras Orang Tua: Mengelola uang dengan baik adalah cara terbaik menunjukkan rasa terima kasih atas jerih payah orang tua di kampung halaman.
Cara Jago Mengatur Keuangan untuk Mahasiswa yang Kuliah Merantau Pakai Kantong Jago/Jago Syariah
Untuk kamu yang ingin praktis tanpa perlu mencatat manual, aplikasi Jago adalah jawabannya. Dengan Kantong Jago/Jago Syariah, kamu bisa melakukan budgeting secara digital untuk berbagai kebutuhan dengan mudah dan praktis.
Apa itu Kantong di aplikasi Jago?

Bayangkan kamu punya banyak rekening di dalam satu aplikasi. Setiap Kantong yang kamu buat di aplikasi Jago punya nomor rekeningnya sendiri, tapi tetap dalam satu akun utama. Kamu bisa memisahkan uang sesuai peruntukannya karena semua ada Kantongnya di aplikasi Jago.
Contoh Aplikasi Nyata: Cara Bagi Uang di Kantong Jago/Jago Syariah
Setelah mendapat kiriman bulanan dari orang tua, jangan langsung dihabiskan atau dicampur semua dalam satu rekening saja. Coba bagi uangmu ke dalam beberapa Kantong berikut. Kamu bisa memilih jenis Kantong, misalnya Kantong Bayar atau Kantong Nabung, sesuai tujuan uang akan digunakan untuk apa.
|
Nama Kantong |
Fungsi |
Estimasi Alokasi |
|
Kantong Wajib |
Bayar kos, listrik, dan paket data. |
40% |
|
Kantong Perut |
Uang makan harian dan belanja bulanan. |
30% |
|
Kantong Transport |
Bensin, ojek online, atau servis motor. |
10% |
|
Kantong Main |
Nongkrong atau hobi (Self-reward). |
10% |
|
Kantong Darurat |
Tabungan untuk hal tak terduga. |
10% |
Tips Jago Tambahan: Bekal Setelah Lulus
Saat kamu disiplin menggunakan Kantong Jago/Jago Syariah selama kuliah, kamu sedang membangun kebiasaan finansial yang sehat. Di dunia kerja nanti, kamu tinggal mengganti nama Kantong menjadi "Kantong Cicilan Rumah", "Kantong Investasi", atau "Kantong Menikah" untuk mulai menabung buat tujuan finansial yang berbeda.
Pertanyaan Umum Seputar Atur Uang Pakai Kantong
1. Berapa banyak Kantong yang bisa dibuat di aplikasi Jago?
Kamu bisa membuat sebanyak yang kamu butuhkan, bahkan hingga lebih dari 50 Kantong jika memang benar-benar perlu. Satu Kantong untuk satu kebutuhan. Karena apa pun kebutuhanmu, semua bisa ada Kantongnya masing-masing.
2. Apa bedanya Jago dan Jago Syariah?
Secara fitur sama canggih dan lengkapnya, namun Jago Syariah menggunakan prinsip syariah tanpa bunga dan menggunakan akad Wadiah Yad Dhamanah untuk Kantong Nabung dan Kantong Bayarnya. Baca perbedaan lengkap Jago dan Jago Syariah di sini.
3. Gimana kalau saya susah disiplin membagi uang?

Kamu bisa gunakan fitur budgeting atau alokasi uang otomatis. Begitu uang kiriman dari orang tua masuk, aplikasi Jago secara otomatis akan memindahkan saldo ke tiap-tiap Kantong yang sudah kamu buat. Pastikan kamu memilih Kantong mana saja yang ingin dialokasikan budget otomatis, dan menentukan nominal serta waktu budgeting untuk tiap Kantong.