Aku sebaiknya memulai investasi kapan ya? Pernah bertanya begitu? Atau pernahkah kamu diajak teman investasi tapi nggak yakin sudah saatnya belum? Ternyata, ini tanda-tandanya kalau kamu sudah siap berinvestasi.
3 Tanda Kamu Siap Memulai Investasi
1. Sudah punya tabungan dana darurat
Karena peran tabungan dana darurat penting, maka sebelum memulai investasi kamu perlu pastikan kalau kamu sudah punya tabungan dana darurat. Bukan sekadar punya, tapi tabungan dana darurat mesti ada isinya ya.
Berapa idealnya jumlah uang di tabungan dana darurat? Menurut perencana keuangan bersertifikasi Annisa Steviani, kamu sebaiknya mengusahakan punya dana darurat minimum 3 kali gaji.
2. Selalu ada uang lebih pada akhir bulan
Tabungan dana darurat sudah terisi penuh? Bagus banget. Pertanyaan berikutnya, apakah kamu selalu ada uang lebih tiap akhir bulan? Ini setelah kamu selesaikan berbagai kewajiban seperti membayar tagihan bulanan. Dan tentunya setelah juga menyisihkan uang untuk berbagai kebutuhan.
Jika ada uang lebih, ini berarti kamu siap memulai investasi. Tapi kalau uang lebihnya cuma sedikit gimana? Nggak apa-apa. Investasi itu nggak harus mulai dalam jumlah besar.
3. Mau berkomitmen mencapai tujuan keuangan
Mengapa kamu ingin mulai berinvestasi? Tanpa jawaban yang jelas, melakukan investasi jadi seperti tanpa tujuan, arah dan fokus.
Agar investasi terarah dan fokus, kamu perlu tentukan dulu tujuan keuangan. Mulailah dengan 1 atau 2 tujuan keuangan yang bisa dicapai dalam jangka waktu lebih pendek. Misalnya saja, renovasi rumah atau liburan ke suatu negara.
Setelah tujuan-tujuan keuangan tersebut berhasil dicapai dengan investasi, maka selanjutnya kamu bisa menentukan tujuan keuangan yang butuh waktu lebih lama untuk dicapai, seperti menabung untuk pensiun.
Bersama Bibit Kita Jago Investasi Reksa Dana
Ada banyak pilihan investasi di luar sana. Jika kamu lebih suka investasi yang cerdas tapi nggak pakai ribet, kamu bisa memanfaatkan ekosistem digital yang diciptakan melalui kolaborasi Jago dan Bibit dengan memilih investasi reksa dana di Bibit lewat Jago.
Investasi reksa dana di Bibit cerdas karena Bibit punya Robo Advisor cerdas yang sudah teruji secara ilmiah. Robo Advisor ini akan membantu memetakan risiko dan memaksimalkan profit melalui diversifikasi.
Investasi reksa dana di Bibit lewat Jago nggak pakai ribet karena begitu menghubungkan Kantong Jago dengan akun Bibit-mu, kamu nggak perlu gonta-ganti aplikasi ketika ingin investasi dan top up. Investasi di Bibit lewat Jago juga bebas biaya top up. Dan, kamu bisa merencanakan investasimu setiap bulan dengan memanfaatkan fitur Auto Top-up.
Memantau portofolio investasi adalah hal wajib saat kamu berinvestasi reksa dana. Nah, kamu juga bisa melihat langsung portofolio investasi dari aplikasi Jago loh. Ada juga fitur Instant Redemption untuk pembelian dan penarikan reksa dana instan.
Sudah nggak sabar mau mulai investasi? Jangan lupa pakai Jago untuk berinvestasi reksa dana di Bibit. Lalu, manfaatkan Jago juga untuk mengatur keuangan melalui fitur-fitur seperti Kantong Jago untuk budgeting dan Analisis Pengeluaran untuk memantau pengeluaran.
Satu hal lagi, jika kamu sudah siap memulai investasi, paling baik jika dilakukan sedini mungkin, Jagoan. Karena, semakin awal kamu berinvestasi, maka semakin besar return yang bisa didapat.
Belum punya Jago? Unduh dulu aplikasi Jago di sini.