Menabung dan investasi sama-sama dapat membuat keuangan menjadi lebih kuat. Keduanya adalah cara yang bisa kamu lakukan untuk mengakumulasi uang. Tapi, menabung dan investasi itu nggak sama. Apa sih bedanya menabung dan investasi? Mana yang sebaiknya dipilih?
Menabung vs. Investasi: Letak Perbedaannya
1. Jenis tujuan keuangan yang ingin dicapai
Tujuan keuangan secara umum dapat dibedakan ke dalam 2 kategori: jangka pendek dan jangka panjang. Menabung lebih cenderung ditujukan untuk mencapai tujuan keuangan jangka pendek, misalnya saja menabung untuk beli mobil, menabung untuk liburan dan menabung untuk keadaan darurat.
Sementara itu, investasi lebih mengarah ke realisasi tujuan keuangan jangka panjang, seperti menabung untuk dana pendidikan anak dan menabung untuk dana pensiun.
Namun demikian, nggak tertutup kemungkinan untuk kamu melakukan keduanya untuk mencapai tujuan keuangan yang sama. Membangun dana pensiun, misalnya, bisa kamu lakukan dengan menyimpan uang di Kantong Terkunci Jago dan berinvestasi reksa dana di Bibit.
2. Akses terhadap uang tunai
Perbedaan berikutnya terletak pada akses terhadap uang tunai. Apabila menyimpan uang di tabungan, seperti di Kantong Nabung Jago, kamu bisa langsung gunakan uang yang ada.
Beda halnya dengan investasi. Untuk investasi reksa dana, misalnya, kamu perlu melakukan pencairan. Pencairan lalu akan diproses dan mungkin dibutuhkan waktu beberapa hari untuk uang hasil investasi masuk ke dalam rekening.
3. Risiko yang ada
Menabung memiliki risiko yang lebih rendah dibandingkan investasi. Saat menabung kamu mendapatkan bunga tetap setiap bulan. Dengan menabung uang di Kantong Nabung dan Kantong Terkunci, kamu bisa menikmati bunga kompetitif.
Sementara itu, investasi nggak menjamin return. Selalu ada kemungkinan kamu kehilangan sebagian dana yang sudah diinvestasikan. Meski demikian, kamu bisa mendapatkan return investasi yang lebih besar dibandingkan menyimpan uang di tabungan.
Pilih Mana, Menabung atau Investasi?
Kalau Jagoan tanya mana yang sebaiknya dipilih, menabung atau investasi, jawabannya tergantung pada tujuan, kondisi keuangan dan toleransi risiko. Setiap orang bisa berbeda.
Saran dari Jagomin, memiliki tabungan dan uang yang bisa digunakan setiap saat (terutama untuk mengatasi keadaan darurat atau nggak terduga) dan dalam beberapa tahun ke depan untuk memenuhi suatu kebutuhan itu penting. Lalu, jika ada utang, maka uang sebaiknya kamu gunakan terlebih dahulu untuk melunasinya sebelum kamu mulai berinvestasi.
Yuk, jadi selangkah lebih jago dalam mengatur keuangan sesuai kebutuhan dan mencapai tujuan keuanganmu bersama Jago.
*Bunga bisa berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan bank