Bukan hanya menahan haus dan lapar, saat Ramadan suami istri juga sebaiknya lebih saling terbuka urusan keuangan. Apalagi, cash flow pemasukan dan pengeluaran rumah tangga selama bulan Ramadan sangat deras. Mengatur keuangan bareng biar nggak konflik dan tanpa beban adalah tips yang wajib dicoba.
Suami Istri Perlu Atur Budget Buat Kebutuhan Apa Saja Saat Ramadan?
Pengeluaran yang meningkat saat Ramadan sering menjebak suami istri dalam kesalahpahaman. Oleh karena itu, baiknya setiap pasangan bisa mengatur keuangan rumah tangga untuk kebutuhan-kebutuhan berikut.
1. Baiknya siapkan budget buat kewajiban bersama
Kamu dan pasangan bisa duduk bareng dan membuat daftar kebutuhan yang perlu dipenuhi selama Ramadan. Contoh budget yang umum disiapkan saat Ramadan adalah budget untuk membeli groceries, mudik dan buka bersama.
2. Baiknya siapkan budget buat ketenangan bersama
Suami istri bisa lebih tenang menjalani kehidupan rumah tangga bersama dengan memiliki tabungan dana darurat. Selama bulan Ramadan sudah banyak pengeluaran yang perlu dikelola. Jangan sampai peristiwa di luar dugaan malah memberikan kecemasan tersendiri.
Mobil turun mesin saat mudik atau rumah mendadak bocor sementara banyak tamu yang akan datang untuk buka bersama? Baiknya menyisihkan sejumlah uang untuk keadaan darurat saat Ramadan. Jangan lupa pula untuk menyepakati apa yang masuk kategori darurat. Di luar itu, maka tabungan dana darurat nggak boleh dipakai.
3. Baiknya siapkan budget buat mimpi besar bersama
Sebagai pasangan suami istri, tentu ada beragam impian yang ingin kamu capai bersama. Misalnya, apakah kamu ingin merasakan nikmatnya Ramadan tahun depan di Mekkah? Apa pun tujuannya, pasti bisa diwujudkan bersama dengan disiplin dan konsisten menabung.
Kamu dan pasangan bisa memulainya dari bulan Ramadan. Mulailah menabung untuk tujuan yang lebih besar setelah Ramadan, selama jangka waktu tertentu.
Tips Mengatur Keuangan Rumah Tangga: Pakai Kantong Bersama Jago/Jago Syariah
Baiknya Kantong Bersama Jago/Jago Syariah bisa membantu setiap pasangan suami istri untuk mengatur pengeluaran rumah tangga dan menabung bersama dari aplikasi Jago di smartphone masing-masing. Ada dua jenis Kantong Bersama yang bisa dibuat: Kantong Bayar dan Kantong Nabung.
1. Buat Kantong Bayar Bersama untuk mengelola pengeluaran bersama
Sama seperti Kantong Bayar pribadi, Kantong Bayar Bersama bisa kamu gunakan untuk menyimpan budget yang akan digunakan untuk membayar semua kebutuhan dan kewajiban bersama selama Ramadan. Suami dan istri sama-sama bisa memasukkan dan memakai uang yang ada di Kantong Bayar Bersama.
2. Buat Kantong Nabung Bersama untuk menabung bersama
Kamu dan pasangan bisa membuat Kantong Nabung Bersama untuk mengumpulkan uang, baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang.
Di Kantong Nabung Bersama, kamu bareng pasangan juga bisa menentukan target menabung. Kedua belah pihak perlu berkomitmen untuk rutin berkontribusi hingga target tercapai. Setelah target tercapai, pertimbangkan untuk memindahkan tabungan ke Deposito Jago/Deposito Syariah.

Menabung di Deposito Jago, kamu akan mendapatkan bunga kompetitif. Sementara itu menabung di Deposito Syariah, kamu akan memperoleh bagi hasil dengan akad Mudharabah Muthlaqah yang sesuai syariah.
Pelajari lebih jauh tentang perbedaan Jago dan Jago Syariah di artikel ini.
Selain itu, baiknya bikin Kantong Bersama untuk alokasi budget selama bulan suci penuh berkah adalah transparansi yang terjaga dengan baik. Suami istri sama-sama bisa melihat riwayat transaksi semua Kantong Bersama yang dimiliki bareng.
Bikin Kantong Pribadi Ketika Ramadan: Egois Atau Harus?
Di aplikasi Jago, kamu bisa membuat banyak jenis Kantong dengan total hingga puluhan jumlahnya. Misalnya selain Kantong Bersama, kamu juga bisa membuat Kantong pribadi. Tapi, apakah memiliki Kantong pribadi selama bulan Ramadan boleh? Apakah kamu akan dicap egois oleh pasangan?
Tentu saja, setiap orang boleh memiliki Kantong pribadi karena setiap orang memiliki kebutuhan dan keinginan pribadi masing-masing. Dana yang ada di Kantong ini sepenuhnya menjadi milik individu itu sendiri dan bebas digunakan untuk apa saja, selama alokasi budget-nya tepat dan nggak mengganggu kebutuhan rumah tangga yang lebih utama.