Blog Post --- Last Updated on August 12, 2026

Bukan Set and Forget: Ini Cara Jago Kelola Investasi Pakai Set and Don’t Forget

Bukan Set and Forget: Ini Cara Jago Kelola Investasi Pakai Set and Don’t Forget Bukan Set and Forget: Ini Cara Jago Kelola Investasi Pakai Set and Don’t Forget

Kamu rajin investasi pakai fitur auto-debit tiap bulan tapi setelah itu malah lupa buat ngecek perkembangannya? Tenang, kamu nggak sendirian kok!

Di tengah kesibukan sehari-hari, fitur otomatisasi investasi memang jadi penyelamat. Kita merasa tenang karena secara konsisten sudah menyisihkan uang. Tapi, pernah nggak kamu bertanya-tanya: “Apakah uang yang rutin dipotong tiap bulan ini benar-benar bekerja optimal?”

Nah, di sinilah kenapa strategi "Set and Forget" yang selama ini banyak dijalankan perlu ditinjau ulang. Strategi tersebut nggak sepenuhnya salah, karena membangun kebiasaan rutin itu sudah langkah awal yang luar biasa. Namun, ada satu langkah krusial selanjutnya yang sering banget kelewat.

Yuk, kita ubah mindset dari sekadar Set and Forget menjadi Set and Don’t Forget.

Cara Jago Investasi In This Economy: Kenapa Harus Set and Don’t Forget?

Fitur Set (otomatisasi/auto-debit) adalah mesinnya, tetapi Don’t Forget (peninjauan secara berkala) adalah kemudinya. Tanpa kemudi, investasimu bisa saja berjalan cepat, tapi belum tentu ke arah yang benar.

Ada beberapa alasan mendasar kenapa kamu nggak boleh asal "lupa" setelah berinvestasi:

  • Financial Goals yang Berubah: Tujuan hidupmu saat ini mungkin berbeda dibanding dua tahun lalu. Perubahan prioritas butuh penyesuaian strategi investasi.
  • Kondisi Pasar yang Dinamis: Kinerja instrumen investasi (seperti reksa dana atau saham) selalu berubah. Aset yang dulunya primadona, bisa jadi saat ini performanya sedang menurun.
  • Perubahan Profil Risiko: Seiring bertambahnya usia, pemahaman, atau kondisi finansial, tingkat toleransimu terhadap risiko bisa bertambah atau berkurang.

3 Langkah Review Portofolio Secara Utuh Tanpa Ribet

Melakukan evaluasi investasi bukan berarti kamu harus memantau grafik harga tiap detik sampai bikin pusing. Yang kita butuhkan adalah mindful investing, yaitu mengelola aset secara sadar, tenang, terarah, dan bermakna.

Berikut adalah tiga langkah praktis dan mendalam untuk melakukan review portofolio investasimu:

1. Cek keseimbangan aset (Rebalancing)

Seiring berjalannya waktu, pergerakan harga pasar akan mengubah proporsi atau alokasi awal portofolio investasi secara alami. Instrumen yang kinerjanya sangat bagus akan mendominasi total asetmu, sementara instrumen lainnya mengecil. Rebalancing adalah proses mengembalikan alokasi tersebut ke komposisi awal yang aman dan sesuai dengan profil risiko.

  • Mengapa Ini Penting? Jika dibiarkan tanpa rebalancing, portofolio bisa berubah menjadi jauh lebih berisiko tanpa kamu sadari.
  • Contoh Kasus: Misalnya, alokasi awal idealmu adalah 50% Reksa Dana Pasar Uang (risiko rendah) dan 50% Reksa Dana Saham (risiko tinggi). Setelah satu tahun pasar saham naik drastis, nilainya melonjak sehingga komposisinya berubah menjadi 30% Pasar Uang dan 70% Saham.
  • Tindakan Rebalancing: Kamu bisa menjual sebagian reksa dana saham dan memindahkannya ke reksa dana pasar uang. Atau, kamu bisa mengarahkan auto-debit bulanan berikutnya lebih banyak ke reksa dana pasar uang sampai proporsinya kembali seimbang 50:50.

2. Evaluasi kinerja, bukan cuma angka merah atau hijau

Saat membuka portofolio, jangan langsung panik atau terlalu senang hanya melihat warna merah (rugi) atau hijau (untung). Warna merah dalam jangka pendek belum tentu berarti produk investasimu buruk. Kuncinya adalah melihat kinerja relatif terhadap acuan (benchmark) dan tren jangka panjangnya.

  • Mengapa Ini Penting? Penurunan harga akibat kondisi ekonomi makro (misalnya inflasi global atau suku bunga) adalah hal normal. Yang berbahaya adalah jika produk investasimu terus berkinerja buruk padahal kondisi pasar secara umum sedang menguat.
  • Contoh Kasus: Misalnya kamu memiliki Reksa Dana Saham X. Dalam satu tahun terakhir, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik +8%, tetapi Reksa Dana Saham X justru turun -5%.
  • Tindakan Evaluasi: Penurunan ini menandakan strategi manajer investasi atau fundamental produk tersebut sedang bermasalah, karena ia tertinggal jauh dari pasar. Di sinilah saatnya kamu mempertimbangkan untuk memindahkan dana ke produk reksa dana lain yang kinerjanya lebih stabil dan konsisten melampaui benchmark.

3. Cocokkan kembali dengan target waktu (Time horizon dan financial goals)

Investasi selalu memiliki tenggat waktu (deadline). Semakin dekat kamu dengan target waktu tercapainya financial goal, semakin kecil toleransi risiko yang bisa kamu tanggung. Jangan sampai dana yang akan kamu gunakan bulan depan masih tersimpan di instrumen berfluktuasi tinggi.

  • Mengapa Ini Penting? Jika pasar saham mendadak anjlok tepat saat kamu harus mencairkan uang untuk Down Payment (DP) rumah atau biaya pernikahan, kamu akan terpaksa merugi dalam jumlah besar.
  • Contoh Kasus: Kamu menargetkan dana DP Rumah sebesar Rp100 juta dalam kurun waktu 3 tahun. Tahun ke-1 dan ke-2: Kamu menyimpan dana di Reksa Dana Campuran/Saham untuk mengejar pertumbuhan nilai. Tahun ke-3 (tersisa 6-12 bulan lagi): Saatnya kamu melakukan mitigasi risiko. Pindahkan aset secara bertahap (de-risking) dari reksa dana saham ke Reksa Dana Pasar Uang atau instrumen likuid yang stabil. Jadi saat hari-H pencairan tiba, dana milikmu sudah aman dan terlindungi dari volatilitas pasar.

Solusi Praktis Anti Ribet: Pantau Semua Aset dalam Satu Layar dengan Portofolio Investasi Jago

Satu kendala utama orang sering lupa atau malas review portofolio adalah aplikasinya terlalu banyak. Cek reksa dana di aplikasi A, cek saham di aplikasi B, lalu harus catat manual di spreadsheet. Ribet banget, kan?

Untungnya, sekarang kamu bisa menerapkan strategi Set and Don’t Forget dengan jauh lebih praktis melalui Portofolio Investasi Jago.

Melalui fitur ini di aplikasi Jago, kamu bisa melihat seluruh aset investasi, mulai dari reksa dana hingga saham, hanya dari satu tampilan terpadu. Jagonya lagi, Portofolio Investasi Jago sudah terhubung langsung dengan KSEI (Kustodian Sentral Efek Indonesia).

cara review portofolio investasi dari aplikasi jago

Dengan Portofolio Investasi Jago, kamu bisa:

  • Menghemat Waktu: Nggak perlu login-logout ke berbagai platform investasi.
  • Mendapatkan Gambaran Utuh: Melihat akumulasi total kekayaan dan alokasi aset secara real-time.
  • Mengambil Keputusan Lebih Bijak: Mengetahui kapan harus rebalancing atau menambah porsi investasi secara lebih sadar.

Langkah Selanjutnya Agar Uangmu Benar-Benar Bekerja

Menghargai setiap rupiah yang kamu hasilkan berarti memberi perhatian yang layak untuk investasimu. Jangan biarkan kerja kerasmu menyisihkan uang setiap bulan terbuang begitu saja hanya karena kamu lupa mengeceknya.

Mulai hari ini, jadwalkan waktu khusus, misalnya satu bulan sekali atau tiga bulan sekali, untuk duduk santai, buka aplikasi Jago, dan cek Portofolio Investasi milikmu. Pastikan setiap alokasi uangmu melangkah semakin dekat menuju impian finansialmu.

Pertanyaan Umum Seputar Strategi dan Portofolio Investasi

1. Berapa kali idealnya saya harus mengecek portofolio investasi?

Untuk investasi jangka menengah dan panjang, mengecek portofolio secara menyeluruh cukup dilakukan 1 bulan sekali atau 3 bulan sekali (kuartalan). Memantau terlalu sering setiap hari justru berisiko memicu keputusan emosional akibat fluktuasi jangka pendek.

2. Apakah strategi Set and Don’t Forget cocok untuk investor pemula?

Sangat cocok! Pemula tetap bisa memanfaatkan kemudahan otomatisasi (Set), namun diajak untuk mulai belajar bertanggung jawab dan sadar (Don’t Forget) terhadap perkembangan asetnya secara berkala.

Kamu mungkin suka..

Beli dan Nabung Dolar Amerika (USD) di Aplikasi Jago: Cek Berbagai Keuntungannya

Beli dan Nabung Dolar Amerika (USD) di Aplikasi Jago: Cek Berbagai Keuntungannya

Mau mulai nabung USD? Pelajari keunggulan Kantong Valas Bank Jago, bunga kompetitif 2,75% p.a., serta tips waktu terbaik untuk beli dan jual Dolar Amerika! Baca selengkapnya

Pertama Kali ke Luar Negeri untuk Umrah? Panduan Lengkap yang Perlu Kamu Tahu

Pertama Kali ke Luar Negeri untuk Umrah? Panduan Lengkap yang Perlu Kamu Tahu

Bingung persiapan umrah pertama kali ke luar negeri? Jangan panik! Ini panduan lengkap persiapannya dan cara mudah bertransaksi di Arab Saudi pakai Kartu Jago atau Jago Syariah. Baca selengkapnya

Memangnya Boleh Bawa Anak Umrah? Cek Panduannya!

Memangnya Boleh Bawa Anak Umrah? Cek Panduannya!

Benarkah anak kecil boleh diajak umrah? Simak manfaat spiritual, persiapan fisik, estimasi biaya, dan cara kelola dana umrah keluarga di sini. Baca selengkapnya

Saatnya Atur Uang #SesuaiMaumu

Buat hingga 60 Kantong Jago (rekening) tanpa admin bulanan untuk mulai menabung, bertransaksi dan mengatur pengeluaran.

Buka Deposito dalam hitungan menit langsung dari aplikasi, dapatkan bunga kompetitif dan nikmati bebas biaya pencairan lebih awal. Plus, ada kuota gratis transfer antar bank dan top up e-Wallet hingga 150x sesuai Level Akun.

Download Jago : download on app store download on google play

Ambil smartphone-mu, scan kode QR di bawah untuk download dan registrasi Jago dari mana saja dan kapan saja.

Saatnya Atur Uang Sesuai Maumu