Kamu sudah punya tabungan. Tapi, pernahkah kamu bertanya-tanya apakah sebenarnya kamu sudah cukup menabung?
4 Tanda Kamu Belum Punya Cukup Tabungan
1. Kamu nggak tahu berapa pengeluaran sebulan
Jagoan, kalau kamu ditanya berapa uang yang kamu terima setiap bulan, kemungkinan besar kamu tahu jawabannya. Kamu tentu tahu berapa gaji kamu dalam sebulan, dan mungkin ditambah sejumlah penghasilan lain. Untuk yang punya usaha sendiri, kamu juga tentu tahu kurang lebih berapa yang kamu dapat.
Tapi bagaimana dengan pengeluaran sebulan? Berapa banyak uang yang kamu keluarkan untuk kopi, transportasi, shopping, hiburan, dsb.? Kalau kamu nggak tahu jawabannya, besar kemungkinan kamu juga nggak tahu berapa uang yang kamu tabung. Ini berarti kamu belum punya cukup tabungan.
Untuk memastikan nggak semua uang habis dipakai tapi ada yang disisihkan untuk ditabung, kamu bisa mulai mencatat pengeluaran secara teratur. Kalau kamu anti manual, kamu bisa gunakan aplikasi Jago. Bertransaksi melalui Jago berarti setiap transaksi Jago yang catat. Kamu dapat lihat riwayat transaksi kapan saja, yang selalu diperbarui saat itu juga setelah kamu menyelesaikan suatu transaksi.
2. Kamu selalu nungguin waktu gajian
Selanjutnya, tanda pasti bahwa kamu nggak punya cukup tabungan adalah kamu nggak sabar menantikan saat gajian tiba. Kalau kamu selalu nungguin waktu gajian, ini berarti uang sudah hampir habis dipakai semua, mungkin pada pertengahan bulan, mungkin beberapa hari sebelum gajian.
Kalau uang selalu nggak bersisa, bagaimana mungkin kamu punya cukup uang untuk dimasukin ke tabungan? Ada dua strategi yang bisa dilakukan untuk nggak selalu nungguin waktu gajian dan punya uang buat ditabung. Kamu bisa mengurangi pengeluaran (mulai dari yang non-prioritas) dan mencari penghasilan tambahan.
Lalu, penting juga untuk membuat budget, Jagoan. Untuk budgeting yang praktis, kamu bisa pakai Kantong Jago. Banyak Kantong Jago yang bisa dibuat, baik Kantong Nabung maupun Kantong Bayar.
Jika ada 15 kebutuhan, kamu bisa bikin 15 Kantong. Dengan misahin kebutuhan ke masing-masing Kantong, akan lebih mudah memantau pengeluaran maupun tabungan. Pastikan ada budget tabungan ya. Kamu bisa pakai metode budgeting yang banyak digunakan orang, yaitu 20% gaji untuk tabungan.
3. Kamu nggak punya tabungan dana darurat
Hidup nggak selalu berjalan sesuai yang kita rencanakan atau harapkan. Ada kalanya kejadian darurat kita alami, seperti mobil rusak, kondisi kesehatan yang menurun drastis, kehilangan pekerjaan, dsb. Untuk kita dapat menghadapinya, kita butuh uang. Ini maksudnya tabungan dana darurat.
Apabila kamu belum memprioritaskan menabung dana darurat, kamu belum cukup menabung. Tabungan dana darurat sebaiknya berada di nomor 1 dalam daftar tabungan yang kamu wajib punya.
4. Kamu belum punya tujuan keuangan
Apa yang bikin semangat menabung? Jika ada tujuan keuangan untuk dicapai. Bayangkan masa depan yang kamu inginkan lalu tentukan tujuan keuangan.
Apa kamu ingin punya rumah sendiri yang nyaman untuk dihuni? Kapan kamu ingin memiliki rumah tersebut? Jadikan membeli rumah tujuan keuangan. Apa kamu ingin mengunjungi destinasi wisata yang sering kamu lihat videonya? Liburan lah tujuan keuanganmu.
Setelah tahu tujuan keuangan dan berapa uang yang dibutuhkan untuk mencapainya, kamu bisa mulai menabung dengan konsisten, entah dengan menyisihkan uang setiap minggu, setiap dua minggu atau setiap bulan. Menabung di Kantong Nabung, kamu bisa pasang target dan aktifkan fitur Autosave untuk menabung otomatis. Pantau kemajuan menabungmu setiap saat dan pastikan mimpi menjadi kenyataan.
Jagoan, penting untuk punya cukup tabungan yang dapat memberikanmu keamanan finansial dan pada saat bersamaan kamu dapat mewujudkan apapun yang kamu impikan. Lakukan yang perlu dilakukan dan jangan lupa gunakan aplikasi Jago untuk membantumu mengelola keuangan.
Bersama Jago kita jago menabung dan mengatur keuangan. Aplikasi Jago bisa diunduh di sini bagi yang belum punya.