Menabung adalah langkah paling mendasar dalam membangun fondasi keuangan yang sehat. Namun, sekadar menyisihkan uang dalam satu rekening harian sering kali nggak cukup. Tanpa pemisahan yang jelas, uang tabungan sangat rawan terpakai untuk pengeluaran rutin atau belanja impulsif.
Agar tujuan finansialmu terlaksana dengan rapi, kamu perlu membagi tabungan ke dalam beberapa kategori sesuai peruntukannya. Berikut adalah 5 jenis tabungan yang wajib kamu miliki beserta urutan prioritas pengisiannya:
1. Tabungan Dana Darurat (Prioritas Utama)
Tabungan ini berfungsi sebagai bantalan finansial saat terjadi situasi nggak terduga, seperti krisis kesehatan, pemutusan hubungan kerja, atau kerusakan fasilitas utama.
-
Target Ideal: Minimal 3 sampai 6 kali pengeluaran bulanan untuk yang belum menikah, dan 6 sampai 12 kali pengeluaran bulanan untuk yang sudah berkeluarga.
-
Sifat Dana: Harus sangat likuid (mudah dicairkan kapan saja).
2. Tabungan Kebutuhan Rutin dan Tagihan
Tabungan ini dialokasikan khusus untuk membayar kewajiban bulanan dan tahunan, seperti tagihan listrik, sewa tempat tinggal, pajak kendaraan, hingga premi asuransi. Memisahkan uang tagihan dari uang jajan mencegah risiko menunggak pembayaran pada akhir bulan.
3. Tabungan Impian dan Tujuan Jangka Pendek
Setiap orang tentu memiliki rencana pribadi, seperti membeli laptop baru, liburan akhir tahun, atau mengumpulkan uang pangkal pendidikan. Tabungan jenis ini membantu kamu mencapai target tersebut tanpa harus mengganggu pos dana darurat atau menggunakan utang konsumtif.
4. Tabungan Jangka Panjang dan Pensiun
Masa depan membutuhkan persiapan yang matang sejak dini. Tabungan jangka panjang ditujukan untuk kebutuhan beberapa tahun ke depan, seperti uang muka (down payment) rumah atau persiapan dana pensiun. Semakin awal kamu memulainya, semakin ringan beban setoran bulanan yang perlu kamu sisihkan.
Penting Juga untuk Dipertimbangkan dan Dimiliki: Tabungan Investasi dan Pengembangan Diri
Pos tabungan ini disiapkan untuk meningkatkan nilai aset atau kapasitas dirimu. Dana dari pos ini bisa kamu gunakan untuk modal investasi di instrumen keuangan, mengambil kursus sertifikasi, atau membeli buku yang mendukung kariermu.
Simulasi Alokasi Prioritas Tabungan
Jika kamu memiliki alokasi tabungan sebesar Rp2.000.000 per bulan, kamu bisa membaginya berdasarkan skala prioritas:
Dana Darurat (40%): Rp800.000
Tabungan Impian/Jangka Pendek (30%): Rp600.000
Tabungan Pensiun/Jangka Panjang (20%): Rp400.000
Pengembangan Diri/Investasi (10%): Rp200.000
Cara Praktis Mengelola Banyak Jenis Tabungan Tanpa Ribet Pakai Aplikasi Jago
Mengelola banyak jenis tabungan dalam rekening terpisah di bank berbeda sering kali menyulitkan karena adanya biaya admin bulanan. Solusinya adalah menggunakan pendekatan pemisahan pos anggaran secara digital dalam satu aplikasi.

1. Gunakan Kantong Nabung Terpisah
Melalui aplikasi Jago, kamu bisa membuat hingga puluhan Kantong Nabung berbeda dalam satu akun. Setiap Kantong memiliki nomor rekening sendiri tanpa biaya admin bulanan, sehingga kamu bisa memberi nama Kantong sesuai tujuannya (misal: "Dana Darurat", "Liburan", atau "Pendidikan").
2. Kunci Dana untuk Tabungan Jangka Panjang
Untuk jenis tabungan yang tidak boleh tersentuh seperti dana pensiun atau dana darurat yang sudah terkumpul, kamu bisa memindahkannya ke Kantong Terkunci atau Deposito Jago guna mendapatkan imbal hasil yang lebih optimal.
3. Otomatiskan Setoran Bulanan
Manfaatkan fitur Auto-Budgeting agar alokasi ke masing-masing Kantong Nabung berjalan secara otomatis setiap kali gaji masuk.
Dengan membagi jenis tabungan sesuai fungsinya dan memanfaatkan sistem otomatisasi yang tepat, kamu bisa mencapai berbagai tujuan finansial secara terstruktur tanpa takut anggaran saling bercampur.
Pakai aplikasi Jago, mengelola finansial menjadi lebih mudah, praktis, dan sesuai maumu.