Yogyakarta, 12 September 2026 – PT Bank Jago Tbk memberikan edukasi pengelolaan keuangan dan investasi bagi ratusan mahasiswa dan pelajar dalam ajang Gen Z Impact Fest 2026, yang dihelat Suara.com di Gadjah Mada University Club Hotel, Yogyakarta. Kegiatan ini sejalan dengan aspirasi untuk meningkatkan kesempatan bagi jutaan orang, khususnya generasi muda, untuk tumbuh dan sehat secara finansial.
Dalam sesi diskusi bertajuk "In This Economy: Cerdas Mengelola Uang dan Memulai Investasi Sejak Muda", Andhina Ratri Aryani, Sustainability Program Activation Specialist Bank Jago menyoroti sebuah tantangan nyata saat ini, yaitu krisis biaya hidup. Menurutnya, ketidakpastian ekonomi yang sedang terjadi sering kali memicu lipstick effect atau kecenderungan membeli sesuatu berukuran kecil atau murah di saat finansial terbatas.
Andhina yang juga merupakan perencana keuangan bersertifikat (CFP), memberikan materi yang dirancang khusus untuk menjawab tantangan generasi muda saat ini, terutama dalam menghadapi kenaikan biaya hidup. Para mahasiswa diajak untuk mengevaluasi pola keuangan mereka, membedakan antara kebutuhan yang harus dipenuhi sekarang dan keinginan untuk nanti, serta menyiapkan dana darurat minimal tiga kali lipat dari biaya hidup bulanan.
Lebih dari sekadar teori, Andhina juga membagikan perspektif perencanaan keuangan lewat simulasi alokasi budget yang sangat aplikatif untuk keseharian mahasiswa. Harapannya, mahasiswa tidak cuma sekadar bertahan hidup dari bulan ke bulan, tapi bisa perlahan naik kelas. Mulai dari memegang kendali penuh atas pengeluarannya, hingga pada akhirnya mampu mencapai kebebasan finansial. Tentu saja, perjalanan menuju titik tersebut punya tantangannya sendiri, terutama godaan pengeluaran untuk mengejar lifestyle atau pengalaman baru.
"Prioritas keuangan boleh terus berubah, tapi cara kita mengelola keuangan tetap butuh pondasi yang kuat dan sehat. Memisahkan tabungan, disiplin alokasi budget dengan membuat Kantong-Kantong, dan menyiapkan dana darurat adalah langkah awal sederhana supaya anak muda enggak cuma menikmati hari ini, tapi juga aman di kemudian hari," ujar Andhina.
Setelah pondasi menabung terbentuk, obrolan pun berlanjut ke cara bagaimana memulai investasi dengan modal terbatas, terutama agar tidak sekedar ikut-ikutan tren dan terjebak investasi bodong. Andhina memperkenalkan solusi praktis kepada mahasiswa melalui fitur aplikasi Jago yang memungkinkan pengguna membuat hingga 60 Kantong yang berfungsi layaknya 60 rekening berbeda dalam satu aplikasi untuk memisahkan berbagai kebutuhan. Dengan fitur Auto Budgeting dan ekosistem yang terintegrasi langsung dengan platform investasi seperti Bibit dan Stockbit, mahasiswa dapat mempraktikkan langsung teori keuangan dan berinvestasi yang didapat dengan mudah dan otomatis.
Semua materi keuangan tersebut berangkat dari Kerangka Kesehatan Finansial yang dikembangkan Bank Jago. Hal ini merupakan bagian dari program keberlanjutan Bank Jago, yang berfokus 3 poin Sustainable development Goals (SDGs), yakni pengentasan kemiskinan, penyidikan berkualitas, serta pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi.
“Semoga kolaborasi edukasi Bank Jago dengan Suara.com ini bisa jadi pijakan penting buat teman-teman mahasiswa. Paham literasi keuangan bukan cuma soal angka, tapi soal keberanian mengambil keputusan yang tepat, mulai dari kelola utang secara produktif sampai siap melangkah menuju kebebasan finansial jangka panjang," tegas Andhina.