Surabaya, 1 Agustus 2026 – PT Bank Jago Tbk memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kesempatan tumbuh berjuta orang melalui dua rangkaian kegiatan besar di Surabaya, Jawa Timur. Bekerja sama dengan Suara.com, Bank Jago mendukung gelaran Jatim Media Summit (JMS) 2026 guna mendorong kolaborasi dengan industri media, serta menggelar program Guru Jago Finansial untuk membekali ratusan tenaga pendidik dengan penguasaan Artificial Intelligence dan pengelolaan keuangan yang sehat.
Dalam sesi Jatim Media Summit (JMS), Kamis (30/7), Corporate Communication Lead Bank Jago, Marchelo, menekankan bahwa perbankan digital bukan lagi sekadar aplikasi di telepon pintar, melainkan sebuah ekosistem finansial yang terintegrasi dengan kebutuhan bisnis di era baru.
"Di Bank Jago, kami percaya perubahan tak bisa dicapai sendirian. Lewat kolaborasi bersama GoTo, Bibit, dan Stockbit, kami hadir menyatu dalam ekosistem digital untuk mempermudah gerak industri kreatif," terangnya.
Marchelo menjelaskan kepandaian mengelola uang sudah merupakan keharusan yang harus dimiliki siapapun untuk sukses, tak terkecuali pelaku media dan UMKM lokal. Tantangan yang sering kali muncul dalam hal finansial, misalnya, kerumitan memisahkan antara pemasukan dan pengeluaran yang sifatnya pribadi dan operasional bisnis.
“Itulah kenapa kami menghadirkan fitur Kantong di Aplikasi Jago. Ibarat memisahkan uang ke banyak amplop, tapi versi digital. Nasabah bisa dengan mudah memisah dana pribadi, operasional bisnis, gaji karyawan, hingga investasi di satu tempat saja, tanpa pusing memikirkan biaya admin," jelas Marchelo.
Marchelo menambahkan, konsep pengelolaan uang melalui fitur Kantong juga bisa diadopsi oleh para pelaku media dan UMKM lokal untuk mulai merapikan pengelolaan finansial mereka secara digital. Menurutnya, Jawa Timur memiliki potensi ekonomi kreatif digital yang sangat besar.
“Untuk itu, kami mengajak pelaku media lokal untuk mulai mendigitalisasi manajemen keuangan mereka sebagai langkah awal mencapai kemandirian finansial dan menjadi bisnis yang sehat serta investment-ready," tuturnya.

Kolaborasi Bank Jago dan Suara.com berlanjut pada Sabtu (1/8), dengan membekali literasi keuangan kepada ratusan guru dari berbagai daerah di Jawa Timur seperti Jember, Kediri, Mojokerto, dan Sidoarjo. Melalui program Guru Jago Finansial, para pendidik diajak untuk mendiagnosa kesehatan finansial mereka sekaligus mencari solusinya.
Dalam sesi tersebut, Andhina Ratri Aryani, Sustainability Program Activation Specialist Bank Jago yang juga perencana keuangan bersertifikat (CFP), mendorong para guru untuk melakukan evaluasi atau cek kesehatan keuangan secara berkala agar siap menghadapi dinamika finansial di masa depan.
"Sama halnya dengan tubuh yang butuh medical check-up, kondisi keuangan kita juga perlu dicek secara berkala. Banyak dari kita yang giat bekerja, tetapi tidak pernah benar-benar mengukur apakah arus kas bulanan sudah sehat, apakah dana darurat sudah cukup, atau justru beban utang yang malah melebihi batas aman," tutur Andhina.
Menurut Andhina, membangun kesehatan finansial bagi pendidik dapat dimulai dengan mengenali empat tingkatan utama: kontrol finansial, ketahanan finansial, keamanan finansial, dan kebebasan finansial. Untuk mencapainya, kebiasaan memisahkan uang berdasarkan prioritas kebutuhan menjadi langkah krusial.
"Di Bank Jago, kami mempermudah proses ini melalui fitur Kantong di Aplikasi Jago. Para guru bisa memisahkan hingga 60 kantong sesuai tujuan, seperti Kantong Kebutuhan Sehari-hari, Kantong Dana Darurat, hingga Kantong Tabungan Pensiun atau Pendidikan Anak. Dengan mengelompokkan uang sejak awal, kita jadi punya arah pengelolaan yang jelas dan terhindar dari pengeluaran impulsif," jelasnya.
Melalui sinergi antara Jatim Media Summit 2026 dan Guru Jago Finansial, Bank Jago berharap dapat terus memperluas kontribusinya dalam membangun ekosistem digital yang inklusif sekaligus meningkatkan tingkat literasi dan daya tahan finansial para pendidik di Jawa Timur.